Makhluk Hidup
Pria
Yayasan Zulka terbentuk sekitar akhir tahun 2022 atau awal 2023. Tidak ada satu pendiri tunggal, karena sejak awal, kami membentuknya bersama-sama. Sebelum bernama “Zulka”, kami pernah tinggal di tempat-tempat yang kami sebut "Kandang Babi" dan "Panti". Namun karena masa kontrak yang berakhir, kami akhirnya menetap di sebuah rumah baru yang kemudian kami sebut sebagai “Zulka”
Awalnya, Yayasan Zulka lahir dari kebutuhan mahasiswa Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2021 kelas A yang merantau dan membutuhkan tempat tinggal sementara selama kegiatan panitia KOMA (ospek jurusan). Seiring waktu, tempat sementara ini berubah menjadi tempat penuh kenangan.
Yayasan Zulka bukan sekadar nama. Yayasan Zulka menjadi ruang bersama untuk bermain, berbagi cerita, makan bersama, nongkrong, hingga melepas lelah dari rutinitas. Anggotanya pun terus bertambah, dan meski tak semua datang setiap saat, mereka tetap dianggap bagian dari keluarga besar Yayasan Zulka.
Tak hanya kami, teman-teman dari luar pun kerap singgah, entah hanya untuk numpang tidur, mencari pelarian dari masalah, atau sekadar nonton bola bareng. Zulka menjadi rumah kedua, tempat pulang yang tak selalu berupa bangunan, tapi perasaan.